Kelas Online januari “HTML5″

Sahabat Grubers dah pada tw belum sama HTML5 yang kata almarhum steve jobs dengan pengembangan HTML5, Adobe Flash sudah tidak dibutuhkan lagi untuk menyaksikan video atau menyaksikan konten apapun di web. ko bisa begitu ?? Masa si ?? Bohong kali ?? :D kpli-bogor kembali membuka kelas online (daring) Kisah selengkapnya.

Back2Arie Memelihara Kalkun

PlaySMS sekarang sudah tidak sendiri lagi, aplikasi  kalkun siap bergabung menjadi teman bermain para developer  & sys admin dalam project SMS Gateway. Bayangkan jika pasta gigi hanya Pepsodent, sampo hanya Sunsilk saja. Atau motor hanya Honda, mie instant hanya Indomie.  Kehidupan rasanya kurang seru ya ?.  Semakin banyak varian produk,  kita akan semakin banyak pilihan, otomatis kualitas masing-masing produk juga akan semakin baik.  Alhasil, efek positif akan dirasakan oleh komunitas.

“Lalu, apa hubungannya pasta gigi dan ayam kalkun kisanak ?”. Tidak ada alasan khusus, saya  hanya ingin paragraf ini jadi agak panjang saja, he he he. Oke,  Episode ini grub akan bincang santai dengan Man behind the gun of Kalkun, Azhari Harahap a.k.a back2arie. Bagaimana serunya obrolan kita ?, Yuk kita nonton bareng-bareng… Kisah selengkapnya.

Laporan Penghujung Tahun 2011

Segenap kru KPLI Bogor mengucapkan terima kasih kepada sahabat pengguna open source di berbagai kota di Indonesia, tidak hanya di Bogor saja. Pada tanggal 24-25 Desember 2011 kemarin adalah penghujung tahun KPLI Bogor kabinet 2011. Pada tanggal tersebut, KPLI Bogor mengadakan kegiatan akhir tahun yang dilaksanakan oleh KPLI Bogor di Desa Sawah, Caringin, Bogor, Jawa Barat ini dihadiri oleh Bapak Yanmarshus Bachtia a.k.a Vladimier, Bapak Arif Syamsudin a.k.a buitenzorg812 a.k.a Gorkhi, Ahmad Fauzi a.k.a Zay a.k.a Vladislas, Ramadhan Eka Hardi a.k.a adhan, Ade Muhammad a.k.a Adem a.k.a Gorbachev, Maulidan Yulianto, Indrarisa Pradana a.k.a Junior Core, Husfanny a.k.a Fannyloony, dan Winendah.

Kisah selengkapnya.

Oprek Perdana KPLI Bogor Tahun 2012

passcode

Pasca diangkatnya bapak Ade Muhamad sebagai presiden KPLI bogor tahun 2012, ini adalah event perdana bulanan KPLI Bogor. Ngoprek. Tidak lain dan tidak bukan acara ini adalah acara bulanan tempat berkumpulnya para aktivis KPLI bogor juga sebagai sarana menimba ilmu. Ngoprek kali ini bertemakan Securing Your Future with Two-Factor Authentication, yang di bawakan oleh mantan presiden bapak Hendra Nuryuliansyah. Hujan yang mengguyur bogor sejak pagi ternyata tidak menyurutkan antusias para peserta untuk mengikuti oprek bulan januari ini. Acara yang bertempat di UIKA (Universitas Ibnu Khaldun) Jl. KH. Soleh Iskandar KM 2 Bogor, Ruang 27 fakultas teknik ini ternyata menarik minat lebih dari 20 orang. Para sesepuh juga hadir dalam acara oprek ini ada Pak Yan, Pak Nonong, Kang Dzikri.

Two-Factor Authentication yang berarti bahwa ada 2 factor pengamanan,contoh real dalam kehidupan sehari-hari yaitu penerapan ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Dalam contoh ini berarti ada 2 factor yaitu kartu ATM sebagai fisiknya dan kita punya password. Hal ini menjadi lebih aman ketika anda kehilangan kartu ATM misalkan, apabila penemu kartu ATM anda ini akan menguras isi rekening anda, dia harus tahu apa passwordnya sebelum dia bisa menguras semua isi rekening anda. Seperti itulah konsep dari Two-Factor Authentication. Ngoprek kali ini kita gunakan token sebagai salah satu factornya, jadi kita punya password juga punya code yang ada di token, dimana code token akan berubah dalam 1 menit. Bapak Hendra yang menggunakan Redhat sebagai OS servernya terlihat sudah lihai dalam mengkonfigurasinya. Terbukti acara ini dimulai pukul 9 pagi, dan selesai tepat waktu pukul 12.

Terimakasih kepada bapak Hendra yang telah berkenan menyisipkan sebagian ilmunya, terimakasih juga kepada Pak Yan yang telah meminjamkan peralatan tempur berupa proyektor dan ((colokan switch)), terimakasih kepada pihak UIKA yang telah berkenan meminjamkan tempatnya, dan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan oprek perdana kali ini. Sampai jumpa di Oprek selanjutnya.

Setelah Hack The Server

Hack The Server, sebuah ajang bagi para peretas (hacker) untuk berkompetisi menembus dinding pembatas dunia luar dengan dunia tempat penyimpanan berkas yang sangat penting. Acara yang diselenggarakan oleh KPLI Bogor pada tanggal 13 Nopember dihadiri oleh 63 orang peserta, ini jumlah yang fantastis karena target para panitia hanya 50 orang.

Kisah selengkapnya.